Rabu, 26 Maret 2014

FILSAFAT

Pengertian Filsafat
Pengertian filsafat dalam sejarah perkembangan pemikiran kefilsafatan, antara satu ahli filsafat dan ahli filsafat lainnya selalu berbeda. Pengertian filsafat dapat ditinjau dari dua segi, yakni secara etimologi dan terminologi.
1.      Arti secara etimologi
Kata filsafat berasal dari kata bahasa Arab falsafah, yang berasal dari bahasa Yunani: Philosophia, yang terdiri atas dua kata yang berarti philos = cinta, suka (loving) dan Sophia = pengetahuan, hikmah (wisdom). Jadi philosopia berarti cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepada kebenaran. Maksudnya, setiap orang yang berfilsafah akan menjadi bijaksana. Orang yang cinta kepada pengetahuan disebut philosopher dalam bahasa Arab disebut failasuf. Kata filsafat pertama kali digunakan oleh Pythagoras (582-496 SM). Arti filsafat pada saat itu belum begitu jelas, kemudian pengertian filsafat itu diperjelas seperti halnya yang banyak dipakai sekarang ini oleh kaum sophist dan juga oleh Socrates (470-399 SM).
Arti secara terminologi
Arti terminologi yaitu istilah yang menggambarkan apa itu filsafat, di antaranya:
Plato
Filsafat adalah pengetahuan yang berminat mencapai pengetahuan kebenaran yang asli.
Aristoteles
Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang terkandung di dalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika.
Al Farabi
Filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maupun bagaimana hakikat yang sebenarnya.
Rene Descartes
Filsafat adalah kumpulan segala pengetahuan di mana Tuhan, alam, dan manusia menjadi pokok penyelidikan.
Langeveld
Filsafat adalah berpikir tentang masalah-masalah yang akhir dan yang menentukan yaitu masalah-masalah yang mengenai makna keadaan Tuhan, keabadian, dan kebebasan.
Tujuan Belajar Filsafat Ilmu
Beberapa tujuan dari mempelajari filsafat ilmu yang dapat diambil, antara lain:
Mendalami unsur-unsur pokok ilmu, sehingga secara menyeluruh kita dapat memeahami sumber, hakikat dan tujuan filsafat ilmu.
Menjadi pedoman bagi para dosen dan mahasiswa dalam mendalami studi di perguruan tinggi, terutama untuk membedakan persoalan yang ilmiah dan nonilmiah.
1.      Mendorong pada calon ilmuwan dan iluman untuk konsisten dalam mendalami ilmu dan mengembangkannya.
2.       Untuk meningkatkan penalaran ilmiah, sehingga menjadi kritis terhadap kegiatan ilmiah
3.       Mengetahui pendasaran logis terhadap metode keilmuan.

Fungsi dan Arah Filsafat Ilmu
Filsafat ilmu diharapkan dapat mensistematiskan, meletakkan dasar, dan memberi arah kepada perkembangan sesuatu ilmu maupun usaha penelitian ilmuan untuk mengembangkan ilmu. Dengan filsafat ilmu, proses pendidikan, pengajaran, dan penelitian dalam suatu bidang ilmu menjadi lebih mantap dan tidak kehilangan arah.
Secara umum, fungsi filsafat ilmu adalah untuk :
1.      Alat mencari kebenaran dari segala fenomena yang ada.
2.      Mempertahankan, menunjang dan melawan atau berdiri netral terhadap pandangan filsafat lainnya.
3.      Memberikan pengertian tentang cara hidup, pandangan hidup dan pandangan dunia.
4.      Memberikan ajaran tentang moral dan etika  yang berguna dalam kehidupan.
5.      Menjadi sumber inspirasi dan pedoman untuk kehidupan dalam berbagai aspek kehidupan.

Kesimpulan
Filsafat itu bersifat universal (umum), yaitu segala sesuatu yang ada [realita] sedangkan obyek material ilmu [pengetahuan ilmiah] itu bersifat khusus dan empiris. Filsafat itu bersifat non fragmentaris, karena mencari pengertian dari segala sesuatu yang ada itu secara luas, mendalam dan mendasar. Sedangkan ilmu bersifat fragmentaris, spesifik dan intensif.

Sistem Perkembangan Ekonomi Saat ini
Sistem perekonomian di indonesia saat ini sangatlah sudah berkembang mulai dari pertanian,perindustrian,dll. Contohnya itu seperti pertanian kalau dulu kita masih memakai tenaga hewan dan sekarang sudah memakai mesin karena dizaman saat ini sudah banyak sekali mesin yang bisa membuat hidup menjadi praktis. Lalu kalau dari sistem industri juga sudah berubah sekali kalau yang dulu sebuah pabrik banyak membutuhkan tenaga manusia lalu sekarang sudah banyak sekali memakai tenaga mesin bahkan memakai sebuah robot. Selain dari 2 contoh tersebut masih banyak sekali yang perekonomian di zaman ini mulai berubah seperti dari makanan,perusahaan.
Akan tetapi pasti ada aja kerugian untuk perekonomian saat ini mulai dari banyaknya pengangguran di perkembangan ini karena hampir setiap sebuah pabrik di zaman ini sudah banyak sekali yang sudah tidak memakai tenaga manusia dan akhirnya memakai tenaga mesin karena bisa menghemat waktu, tidak terlalu rumit, tidak mengeluarkan uang banyak,dan selalu tepat waktu . dan akhirnya banyak sekali para pekerja yang akhirnya dikeluarkan karena sudah tidak dibutuhkan lagi.

SEJARAH EKONOMI INDONESIA
1. Pemerintahan Orde Lama
https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTorO9ftHy2dw1a9gSB_UuEvw_uzRTUnyZ_g7wGBIUfgblT3ylyJQPada tanggal 17 agustus 1945, indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Namun demikian, tidak berarti Indonesia sudah bebas dari Belanda. Tetapi setelah akhirnya pemerintah Belanda mengakui secara resmi kemerdekaan Indonesia. Sampai tahun 1965, Indonesia gejolak politik di daalam negeri dan beberapa pemberontakan di sejumlah daerah. Akibatnya, selama pemerintahan orde lama, keadaan perekonomian Indonesia sangat buruk. Seperti pertumbuhan ekonomi yang menurun sejak tahun 1958 dan defisit anggaran pendapatan dan belanja pemerintahan terus membesar dari tahun ke tahun. Dapat disimpulkan bahwa buruknya perekonomian Indonesia selama pemerintahan Orde Lama https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR7jDT0dV2f8vB5SpPE8JFxAGGegi4fgtfoZu2e84A4aDQKfHbsrAterutama disebabkan oleh hancurnya infrastruktur ekonomi, fisik, maupun nonfisik selama pendudukan jepang. Dilihat dari aspek politiknya selama periode orde lama, dapat dikatakan Indonesia pernah mengalami sistem politik yang sangat demokratis yang menyebabkan kehancuran politik dan perekonomian nasional.

2. Pemerintahan Orde Baru
Maret 1966, Indonesia dalam era Orde Baru perhatian pemerintahan lebih ditujukan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat  pembangunan ekonomi dan sosial tanah air. Usaha pemerintah tersebut ditambah lagi dengan penyusunan rencana pembaangunan 5 tahun secara bertahap dengan target-target yang jelas sangat dihargai oleh negara-negara barat. Tujuan jangka panjang dari pembangunan ekonomi di Indonesia pada masa Orde Baru adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui suatu proses industrialisasi dalam skala besar. Perubahan ekonomi struktural juga sangat nyata selama masa Orde Baru dimana sektor industri manufaktur meningkat setiap tahun. Dan kondisi utama yang harus dipenuhi terlebih dahulu agar suatu usaha membangun ekonomi dapat berjalan dengan baik, yaitu sebagai berikut: kemampuan politik yang kuat, stabilitas ekonomi dan politik, SDM yang lebih baik, sistem politik ekonomi terbuka yang berorientasi ke Barat, dan dan kondisi ekonomi dan politik dunia yang lebih baik.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar